Sabtu, 19 Mei 2012

I love mom and dad

     jauh sebelum aku hadir dalam kehidupan keluarga ayah dan ibu ,mereka bermohon kepada Allah Swt agar dikaruniai keturunan yang sholeh dan sholihah, yang taat kepada Allah, berbakti kepada orang tua, rajin beribadah dan belajar.
sampai Ayah dan Ibu ingin, kelak bila Allah mengamanahkan kepada kami seorang putri, maka dia akan berakhlaq seperti akhlaqnya Fatimah putri Rasulullah, dan bila Allah mengamanahkan seorang putra, maka dia akan seperti Ali.takala aku mulai belajar sholat, dan usai sholat aku lantunkan do’a untuk orang tua,walau dengan bacaan yang masih belum sempurna,seketika aku melihat ibu bercucur air mata ibu melihat karena aku telah mampu melafalkan do’a itu.dan Ibu bilang Timbul harapan dihati yang paling dalam, kelak hingga ketika Ibu dan Ayah tiada,kamu tetap melantunkan do’a itu, karena do’amu akan memberikan kepada Ibu dan Ayah pahala yang tak henti-hentinya di yaumil-akhir. Kaulah asset masa depan bagi Ibu dan Ayah.kamu akan mampu menolong ibu dan ayah di yaumil-akhir nanti, bila kamu menjadi anak yang sholihah.
     aku tertunduk dan terdiam sudah ibu berbicara begitu,adit minta maaf kalau suatu saat adit di panggil duluan sama yang di atas,mungkin adit belum bisa bahagiin ibu sama ayah,
      Bila Ibu dan Ayah tidak mau melayanimu untuk hal-hal yang sudah dapat ku lakukan sendiri, itu bukan berarti mereka tidak menyayangiku, tapi justru sebaliknya. Karena Ibu dan Ayah sayang sekali padaku,
Ayah melarang ibu supaya aku tidak boleh
terlalu dimanjakan, hingga saat akuu dewasa nanti, aku jadi anak yang mandiri dan serba bisa.
itu harapan Ibu dan Ayah kepadaku, sangat banyak dan sangat ideal. Oleh karenanya, mereka senantiasa memohon petunjuk dan bimbingan dari Allah Yang Esa, yang Berkuasa dan Maha Agung, agar tidak salah langkah dalam mendidik aku.
ibu berdoa : Robbanaa hablanaa min azwaajinaa wadzurriyaatinaa qurrota a’yun waj’alnaa lilmuttaqiina imaaman.

Ibu Ayah,adit selalu berdoa berdoa :

doa6.jpg
Robbighfir lii wa li waalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo
“Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku dan kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.”

Rabu, 07 September 2011

unconscious (vertigo)


       2 minggu kurang aku tak berdaya bahkan aku merasakan di dunia gelap,gak ada seorangpun disana yang aku dengar cuman bisikan suara samar" dan tangisan orang",sampai aku kesana kesinipun gak ada jalan terang dunia gelap yang aku rasakan.aku gak mengerti aku ada di dunia mana????? bahkan mengingat orangpun aku gak ingat,aku tertiak ""TUHAN aku lagi dimana?apa ini yang nama alam barjah?apa ini mimpi?.aku cuman bisa triak" dan menagis,,aku lelah aku cape harus kesana kesini cuaman jalan itu" saja yang aku lewati.

 





  aku duduk terdiam di dalam dunia gelam dan kelam,berharap ada orang yang bisa membawaku kedunia yang terang,seketika aku mendengar tangisan lagi dan panggilan orang" yang memangil namaku,perlahan aku teringat orang" terdekatku,aku memanggil ibu,ayah tolong aku..,dan seketika aku tersadar aku membuka mata namun lelah dan pikiranpun gak bisa aku bendung lagi aku gak teringat sama sekali aku menutup mata,dalam hati aku pengen hidup lama,aku harus berusaha bangkit lagi demi melihat orang ku ceria dan senyuman bahwa aku masih bisa bertahan melawan maut,koma yang aku alami mungkin baru pertama kali di pertengahan 2011,berkat doa dari orang tua dan teman" semau aku masih bisa bertahan,thanks you guys are the people closest to me, I love you,
only the prayers and support I can get up again.